Web Semantik

semantic_web_wordle

Pada saat seperti ini penggunaan internet telah menjangkau di kehidupan sehari-hari, mulai dari handphone sampai ke Pc, karena semakin berkembangnya teknologi tersebut maka semakin berkembang pula pada teknologi lain, sebagai contoh perkembangan pada aplikasi web, kali ini saya akan membahas mengenai Web Semantik. Dari informasi dan artikel yang saya baca web semantik merupakan perkembangan dari world wide web yang biasanya, dimana pada web semantik ini menawarkan cara baru yang lebih efisien dalam membantu komputer mengorganisasi dan menarik kesimpulan dari data online atau sebagai contohnya pada saat kita mencari suatu informasi pada search engine, dengan kata lain web semantik ini suatu aplikasi web yang mempunyai knowkledge base tertentu yang mampu mencari, membagi, dan mengintegrasi informasi dengan cara yang lebih mudah.

Istilah Web Semantik itu sendiri dicetuskan oleh Tim Berners Lee,  penemu WorldWideWeb. Sekarang, prinsip Web Semantik disebut-sebut akan muncul pada Web 3.0  , generasi ketiga dari World Wide Web. Bahkan, Web 3.0 itu sendiri sering disamakan dengan Web Semantik. Teknologi Web Semantik ini antara lain adalah RDF, OWL dan SPARQL. RDF merupakan model standar untuk pertukaran data pada web dimana RDF ini pula sebagai framework dari Web Semantik yang merepresentasikan informasi yang terdapat pada web, dengan kata lain RDF ini adalah pembentuk dari web semantik tersebut.

Contoh aplikasi web yang ada adalah Igoogle, dimana Igoogle ini menyediakan banyak fasilitas bagi penggunananya seperti halaman milik pengguna yang dapat dicustomize sesuai keinginannya, bisa diisi dengan widget-widget seperti gmail, rss feed, games, notes, calendar, dan lain-lain.

igoogle

Sumber :

[1] http://nurulayurahmawati.blogspot.com/2012/04/web-semantik.html

[2] http://id.wikipedia.org/wiki/Halaman_Utama

Dipublikasi di Uncategorized | Tag , , | Tinggalkan komentar

Kriteria Manager Proyek Yang Baik

Definisi dari manajemen proyek adalah penerapan ilmu pengetahuan, keterampilan dan keahlian, cara teknis yang terbaik dan dengan sumber daya yang terbatas untuk mencapai sasaran yang telah ditentukan agar mendapatkan hasil yang optimal dalam hal kinerja, waktu, mutu dan keselamatan kerja. Dalam manajemen proyek, perlunya pengelolaan yang baik dan terarah karena suatu proyek memiliki keterbatasan sehingga tujuan akhir dari suatu proyek bisa tercapai. Yang perlu dikelola dalam area manajemen proyek yaitu biaya, mutu, waktu, kesehatan dan keselamatan kerja, sumberdaya, lingkungan, resiko dan sistem informasi. Untuk itulah dalam suatu organisasi dibutuhkan seorang manager, agar suatu proyek dapat dikelola dengan baik.

Dan tugas seorang manager adalah bagaimana mengintegrasikan berbagai macam variabel (karakteristik, budaya, pendidikan dan lain sebagainya) kedalam suatu tujuan organisasi yang sama dengan cara melakukan mekanisme penyesuaian. Seorang manager proyek merupakan seorang professional dalam bidang manajemen proyek. Manajer proyek memiliki tanggung jawab untuk melakukan perencanaan, pelaksanaan dan penutupan sebuah proyek yang biasanya berkaitan dengan bidang industri kontruksi, arsitektur, telekomunikasi dan informasi teknologi.

Untuk menghasilkan kinerja yang baik, sebuah proyek harus dimanage dengan baik oleh manajer proyek yang berkualitas baik serta memiliki kompetensi yang disyaratkan. Untuk menjadi manajer proyek yang baik, terdapat 9 ilmu yang harus dikuasai. Adapun ke sembilan ilmu yang dimaksud antara lain :

  1. Manajemen Ruang Lingkup
  2. Manajemen Waktu
  3. Manajemen Biaya
  4. Manajemen Kualitas
  5. Manajemen Sumber Daya Manusia
  6. Manajemen Pengadaan
  7. Manajemen Komunikasi
  8. Manajemen Resiko
  9. Manajemen Integrasi

 

Ada 3 (tiga) karakteristik yang dapat digunakan untuk mengukur tingkat kualifikasi seseorang untuk menjadi Manajer Proyek yaitu:

  • Karakter Pribadinya
  • Karakteristik Kemampuan Terkait dengan Proyek yang Dikelola
  • Karakteristik Kemampuan Terkait dengan Tim yang Dipimpin

 

Karakter Pribadinya

  1. Memiliki pemahaman yang menyeluruh mengenai teknis pekerjaan dari proyek yang dikelola olehnya.
  2. Mampu bertindak sebagai seorang pengambil keputusan yang handal dan bertanggung jawab.
  3. Memiliki integritas diri yang baik namun tetap mampu menghadirkan suasana yang mendukung di lingkungan tempat dia bekerja.
  4. Asertif
  5. Memiliki pengalaman dan keahlian yang memadai dalam mengelola waktu dan manusia.

Karakteristik Kemampuan Terkait dengan Proyek yang Dikelola

  1. Memiliki komitmen yang kuat dalam meraih tujuan dan keberhasilan proyek dalam jadwal, anggaran dan prosedur yang dibuat.
  2. Pelaksanakan seluruh proses pengembangan proyek IT sesuai dengan anggaran dan waktu yang dapat memuaskan para pengguna/klien.
  3. Pernah terlibat dalam proyek yang sejenis.
  4. Mampu mengendalikan hasil-hasil proyek dengan melakukan pengukuran dan evaluasi kinerja yang disesuaikan dengan standar dan tujuan yang ingin dicapai dari proyek yang dilaksanakan.
  5. Membuat dan melakukan rencana darurat untuk mengantisipasi hal-hal maupun masalah tak terduga.
  6. Membuat dan menerapkan keputusan terkait dengan perencanaan.
  7. Memiliki kemauan untuk mendefinisikan ulang tujuan, tanggung jawab dan jadwal selama hal tersebut ditujukan untuk mengembalikan arah tujuan dari pelaksanaan proyek jika terjadi jadwal maupun anggaran yang meleset.
  8. Membangun dan menyesuaikan kegiatan dengan prioritas yang ada serta tenggat waktu yang ditentukan sebelumnya.
  9. Memiliki kematangan yang tinggi dalam perencanaan yang baik dalam upaya mengurangi tekanan dan stres sehingga dapat meningkatkan produktifitas kerja tim.
  10. Mampu membuat perencanaan dalam jangka panjang dan jangka pendek.

Karakteristik Kemampuan Terkait dengan Tim yang Dipimpin

  1. Memiliki kemampuan dan keahlian berkomunikasi serta manajerial.
  2. Mampu menyusun rencana, mengorganisasi, memimpin, memotivasi serta mendelegasikan tugas secara bertanggung jawab kepada setiap anggota tim.
  3. Menghormati para anggota tim kerjanya serta mendapat kepercayaan dan penghormatan dari mereka.
  4. Berbagi sukses dengan seluruh anggota tim.
  5. Mampu menempatkan orang yang tepat di posisi yang sesuai.
  6. Memberikan apresiasi yang baik kepada para anggota tim yang bekerja dengan baik.
  7. Mampu mempengaruhi pihak-pihak lain yang terkait dengan proyek yang dipimpinnya untuk menerima pendapat-pendapatnya serta melaksanakan rencana-rencana yang disusunnya.
  8. Mendelegasikan tugas-tugas namun tetap melakukan pengendalian melekat.
  9. Memiliki kepercayaan yang tinggi kepada para profesional terlatih untuk menerima pekerjaan-pekerjaan yang didelegasikan darinya.
  10. Menjadikan dirinya sebagai bagian yang terintegrasi dengan tim yang dipimpinnya.
  11. Mampu membangun kedisiplinan secara struktural.
  12. Mampu mengidentifikasi kelebihan-kelebihan dari masing-masing anggota tim serta memanfaatkannya sebagai kekuatan individual.
  13. Mendayagunakan setiap elemen pekerjaan untuk menstimulasi rasa hormat dari para personil yang terlibat dan mengembangkan sisi profesionalisme mereka.
  14. Menyediakan sedikit waktu untuk menerima setiap ide yang dapat meningkatkan kematangan serta pengembangan dirinya.
  15. Selalu terbuka atas hal-hal yang mendorong kemajuan.
  16. Memahami secara menyeluruh para anggota tim yang dipimpinnya dan mengembangkan komunikasi efektif di dalamnya.

Sumber :

http://www.setiabudi.name/archives/990

Dipublikasi di Uncategorized | Tag , , | Tinggalkan komentar

Constructive Cost Model (COCOMO)

            Constructive Cost Model atau disingkat COCOMO adalah sebuah model yang didesain oleh Barry Boehm untuk memperoleh  perkiraan  dari  jumlah  person-months (orang-bulan)  yang  diperlukan  untuk mengembangkan suatu produk perangkat lunak.

Teknik ini melakukan estimasi biaya dengan pendekatan algoritma matematis (algorithmic cost estimation). Hampir semua model estimasi algoritma menunjukkan hubungan eksponensial, seperti dapat dilihat dalam rumus dasar berikut ini :

PM = a (KI,OC)h

Dimana PM adalah person months dan KLOC adalah kilo lines of code.

Motivasi utama dari model COCOMO adalah untuk membantu mengetahui konsekuensi biaya dari keputusan yang akan diambil saat commissioning, developing, and supporting produk perangkat lunak. Aktualnya, COCOMO terbagi menjadi tiga jenis, yiatu: basic, intermediate, dan  advanced. Tingkatan ini menunjukkan tingkat detail dari Jenis Cocomo , yaitu :

  • Basic (COCOMO I 1981)

Menghitung dari estimasi jumlah FP dan LOC; FP = suatu unit pengukuran untuk keterhubungan dan keterkaitan antar prosedur, fungsi dan lingkungan SW.

  • Intermediate (COCOMO II 1999)

Menghitung dari besarnya program dan “cost drivers” (faktor-faktor yang berpengaruh langsung kepada proyek), seperti: hardware, personnel, dan atribut-atribut proyek.

  • Advanced

Memperhitungkan semua karakteristik dari “intermediate”  di atas dan “cost drivers” dari setiap fase (analisis, design, implementation, etc) dlm SW life cycles;

Sumber :

http://majour.maranatha.edu/index.php/Jurnal-MKM/article/view/723

Dipublikasi di Uncategorized | Tag , , | Tinggalkan komentar

ETIKA DAN PROFESIONALISME TSI : IT FORENSIK

Definisi IT Forensik

Secara umum IT Forensik adalah ilmu yang berhubungan dengan pengumpulan fakta dan bukti pelanggaran keamanan sistem informasi serta validasinya menurut metode yang digunakan (misalnya metode sebab-akibat). Tujuan dari IT Forensik atau forensik komputer adalah yaitu melakukan penyelidikan terstruktur dengan mempertahankan rantai dari dokumentasi bukti untuk mencari tahu persis apa yang terjadi pada komputer dan siapa yang bertanggung jawab untuk itu.

IT Forensik

IT Forensik biasanya mempunyai suatu standar prosedur: Untuk memperoleh suatu bukti dari komputer, penyidik harus melakukan langkah-langkah berikut ini. Suatu komputer harus diamankan dari pengubah atau perusak untuk menjamin data-data yang terdapat dalam komputer yang dirusak masih dapat diselamatkan, sehingga penyidik mendapatkan informasi yang sesungguhnya. Untuk itu penyidik harus mengisolir suatu komputer dari sebuah jaringan atau koneksi yang bisa menjadi cara untuk menghilangkan atau mengubah barang bukti.

Pengetahuan Yang Dibutuhkan IT Forensik

Dalam pengetahuan IT forensik terdapat berbagai bidang ilmu yang terdiri dari Jaringan Komputer (Computer Networks), Keamanan Komputer, Komputer Forensik, Kriptografi, dll. Dan dalam melakukan suatu penyelidikan, IT forensik mempunyai Pengetahuan umum atau Metodologi umum mengenai proses pemeriksaan, yaitu : 

  • Menemukan file yang dicurigai didalam komputer termasuk file yang ter-enkripsi, dilindungi dengan password, disembunyikan atau dihapus. Penyidik harus menyalin semua file yang ada dalam komputer. Dari salinan itulah penyidik dapat mencari barangbukti yang diperlukan, karena file asli harus tetap dalam kondisi yang ada sebelumnya.
  • Melakukan recovery dari data atau file yang telah dihapus sebanyak mungkin, karena dari sinilah barang bukti dapat ditemukan. Hal ini dapat dilakukan dengan mengunakan aplikasi recovery. Membuka file atau data yang dilindungi dengan password atau terenkripsi, dengan mengunakan aplikasi enkripsi dan password reset.
  • Menganalisis area khusus dalam hardisk yang didesain untuk tidak dapat diakses secara normal. Sehingga dapat digunakan sebagai area untuk menyimpan file yang berhubungan dengan kasus. Mencata setiap langkah dalam setiap proses penyidikan.

Contoh Kasus

Dalam kehidupan sehari-hari komputer lebih digunakan untuk mendukung pekerjaan manusia, tapi disisi lain komputer merupakan suatu sarana dan objek dari suatu tindak kriminal. Sebagai sarana tindak kejahatan, komputer dapat digunakan untuk mencuci uang oleh para tikus berdasi / koruptor. Memanipulasi data penjualan dan keuangan oleh petugas pajak yang tidak bertanggung jawab, selain itu sebagai sarana komunikasi oleh para teroris dan lain-lain.

Sedangkan fungsinya sebagai objek, komputer biasanya digunkan sebagai objek sasaran serangan, pencurian data, dan perusakan data oleh para hacker ataupun cracker. Oleh karena itu penyalah gunaan teknologi seperti ini yang membuat para penguna komputer merasa tidak nyaman dalam mengunakan komputer. Tindakan ini merupakan salah satu tindak kriminal yang bisa disebut dengan cyber crime, sehingga banyak negara yang telah meratifikasi komputer forensik / IT Forensik sebagai bukti legal yang diterima oleh hukum.

Sumber :

– http://www.suneducationgroup.com/bid-komputer-forensik.html?lang=in

– http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2012/05/it-forensik-5/

Dipublikasi di Uncategorized | Tag , , , | Tinggalkan komentar

Etika Dan Profesionalisme TSI : Penyalahgunaan Teknologi

Teknologi Informasi adalah suatu teknologi yang digunakan untuk mengolah data, termasuk memproses, mendapatkan, menyusun, menyimpan, memanipulasi data dalam berbagai cara untuk menghasilkan informasi yang berkualitas, yaitu informasi yang relevan, akurat dan tepat waktu, yang digunakan untuk keperluan pribadi, bisnis, dan pemerintahan dan merupakan informasi yang strategis untuk pengambilan keputusan

Biasanya penyalahgunaan teknologi informasi ini dilakukan dengan motif untuk mendapatkan informasi penting yang dimiliki oleh pihak atau organisasi tertentu, ancaman – ancaman tersebut antara lain:

  • Interruption Merupakan ancaman terhadap availability, yaitu data dan informasi yang berada dalam system computer dirusak atau dibuang, sehingga menjadi tidak ada dan tidak berguna.
  • Interception Merupakan ancaman terhadap secrecy, yaitu orang yang tidak berhak namun berhasil mendapatkan akses informasi dari dalam system computer.
  • Modification Merupakan ancaman terhadap integritas, yaitu orang yang tidak berhak yang tidak hanya berhasil mendapatkan akses informasi dari dalam system computer, tetapi juga dapat melakukan perubahan terhadap informasi.
  • Fabrication Merupakan ancaman terhadap integritas , yaitu orang yang tidak berhak yang meniru atau memalsukan suatu objek ke dalam system.

Pencegahan

Untuk pencegahan dari level atas yaitu adanya peran serta pemerintah dalam upaya mengontrol perkembangan teknologi informasi dan komunikasi untuk mencegah penyalahgunaan yang mungkin terjadi di masyarakat. Selain itu aturan – aturan tentang teknologi informasi juga tertuang dalam Undang – Undang ITE (Informasi dan Transaksi Elektronika). Dalam hal ini kita sebagai pengguna ikut mengontrol dalam penegakan hukum terkait dengan masalah penyalahgunaan TIK. Selain itu untuk contoh pengamanan terhadap data suatu organisasi atau pihak yang mempunyai data yang penting, biasanya sudah mengantisipasinya dengan sistem yang sesuai seperti meng-enkripsi data yang disimpan sehingga data tidak mudah dibaca oleh pencuri.

UU ITE

Berdasarkan pada Pasal 4 UU ITE Tahun 2008, pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi ini khususnya bagi bangsa Indonesia bertujuan untuk mencerdaskan kehidupan bangsa sebagai bagian dari masyarakat informasi dunia, meningkatkan efektivitas dan efisiensi pelayanan public serta memberikan rasa aman, keadilan, dan kepastian hukum bagi pengguna dan penyelenggara teknologi informasi.

Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UUITE) mengatur berbagai perlindungan hukum atas kegiatan yang memanfaatkan internet sebagai medianya, baik transaksi maupun pemanfaatan informasinya. Pada UUITE ini juga diatur berbagai ancaman hukuman bagi kejahatan melalui internet. UUITE mengakomodir kebutuhan para pelaku bisnis di internet dan masyarakat pada umumnya guna mendapatkan kepastian hukum, dengan diakuinya bukti elektronik dan tanda tangan digital sebagai bukti yang sah di pengadilan.

Sumber :

[1] http://computers-inc.blogspot.com/2012/03/undang-undang-informasi-dan-teknologi.html

Dipublikasi di Uncategorized | Tag , , | Tinggalkan komentar

Kelebihan dan Kekurangan Open Source

220px-Opensource.svg

Open Source adalah program yang lisensinya memberi kebebasan kepada pengguna menjalankan program untuk apa saja, mempelajari dan memodifikasi program, dan mendistribusikan penggandaan program asli atau yang sudah dimodifikasi tanpa harus membayar royalti kepada pengembang sebelumnya. Free/Open Source Software (FOSS) atau perangkat lunak bebas dan Open Source (PLBOS) telah menjadi sebuah fenomena internasional. Dalam beberapa tahun terakhir, FOSS mengalami perubahan besar dari sebuah kata yang relatif tidak dikenal menjadi sebuah kata popular terbaru.

Fitur-fitur utama dari karakteristik Open Source adalah kebebasan user untuk:

  1. Menggunakan software sesuai keinginannya.
  2. Memiliki software yang tersedia sesuai kebutuhan.
  3. Mendistribusikan software kepada user lainnya.

Isu-isu keamanan yang dihadapi sistem Open Source, mencakup beberapa filosofi keamanan umum dan bagaimana membuat lebih aman sistem tersebut dari para penyusup. Beberapa pengguna komputer yang merupakan anggota dari komunitas pengguna Open Source Software (OSS) dan free software berpendapat bahwa kode program mereka lebih aman karena kelemahan kode program mereka lebih mudah ditemukan dan diperbaiki oleh pemakai program tersebut. Sementara itu, komunitas hak-hak kepemilikan berpendapat bahwa pembukaan akses ke kode program pada OSS akan memudahkan bagi beberapa kelompok tertentu untuk menyerang program tersebut.

Kebebasan yang tak terbatas bagi tiap orang untuk mengakses kode program merupakan pedang bermata dua bagi software itu sendiri. Hal ini disebabkan karena kebebasan ini memberikan informasi tentang kelemahan software. Kemudian, yang terjadi adalah eksploitasi kelemahannya. Para hacker akan menggunakan kelemahan ini untuk melakukan hal-hal yang dapat merugikan pengguna software tersebut. Akibatnya akan lebih buruk jika software tersebut merupakan software yang vital bagi pengguna karena akan memungkinkan terjadinya penipuan, pencurian identitas, pencurian informasi, dan sebagainya.

Meskipun tidak ada sistem operasi atau platform yang aman secara sempurna, faktor – faktor seperti metoda pengembangan, arsitektur program, dan pasar target dapat berpengaruh besar terhadap keamanan, dan konsekuensinya dapat berakibat lebih mudah ditembus atau sebaliknya sulit ditembus.

Apa manfaat yang kita dapatkan dengan menggunakan Open Source? Ada banyak manfaat positif yang bisa kita peroleh dengan menggunakan Open Source, diantaranya :

  • Kreativitas : Dengan Open Source kita bisa mempelajari cara kerja suatu perangkat lunak, memodifikasinya, bahkan membuat produk baru dari sumber yang ada.
  • Kemandirian : Kita tidak perlu lagi tergantung pada suatu produk tertentu, bahkan dengan Open Source kita bisa membuat produk yang sekelas dengan perusahaan berskala raksasa seperti Microsoft.
  • Penghematan :
  • Legalitas
  1. Hemat Waktu : Berapa banyak waktu yang kita sia-siakan untuk berurusan dengan virus komputer di sistem closed source (baca : Windows) ? Dengan menggunakan sistem operasi Open Source seperti 3D OS kita tidak perlu membuang waktu lagi berurusan dengan virus komputer.
  2. Hemat Biaya : Berapa banyak biaya yang perlu kita keluarkan untuk pembelian suatu produk proprietary seperti Windows, Photoshop, MS Office dan lain-lainnya ?
  3. Hemat Devisa : Berapa banyak devisa negara yang harus lari keluar negeri jika kita terus menggunakan produk proprietary ?
  1. Mengurangi Tingkat Pembajakan : Open Source memungkinkan kita untuk tidak lagi menggunakan milik orang lain secara tidak sah atau dengan kata lain kita tidak perlu lagi menjadi pencuri. Selain mengurangi tingkat pembajakan, secara otomatis dosa-dosa kita juga ikut berkurang.
  2. Meningkatkan Citra Negara : Tahukah Anda bahwa pembajakan menjadikan citra negara menurun ? Dan ini secara tidak langsung membawa akibat buruk pada hubungan dagang dengan luar negeri. Dan repotnya, di tahun 2009 ini Indonesia kembali masuk dalam daftar Priority Watch List.

Selain membawa manfaat, tentu saja Open Source juga mempunyai kekurangan, diantaranya :

  • Kurangnya dukungan vendor : Harus diakui, masih cukup banyak vendor – baik Hardware, Software, ataupun Game – yang belum memberikan dukungan penuh pada Open Source. Dan hal ini tentu saja cukup menghambat perkembangan Open Source.
  • Kurangnya dukungan support : Karena belum cukup memasyarakat, maka dukungan support juga masih cukup sulit untuk ditemukan. Support untuk Open Source selama ini masih banyak bergantung pada Internet (baca : Google). Sehingga cukup menyulitkan mereka yang tidak mempunyai akses penuh pada Internet.
  • Kurangnya dukungan bisnis : Pandangan bahwa Open Source adalah gratis dan tidak bisa membaa manfaat bisnis sangat menghambat para pebisnis yang akan terjun di Open Source. Kurangnya dukungan dari pebisnis ini membuat Open Source tidak bisa mempromosikan dirinya secara baik dan ini secara tidak langsung membuat pengenalan Open Source menjadi lebih lambat.
  • Kurangnya promosi : Masih banyak orang yang beranggapan Open Source susah untuk dipergunakan, padahal perkembangan Open Source belakangan ini sudah cukup pesat dan bahkan dalam beberapa hal terkadang mampu menggungguli produk closed source. Kesalahpahaman ini bisa terjadi karena kurangnya promosi akan Open Source.

Sumber :

[1] http://linux.blog.gunadarma.ac.id/2012/12/27/1997/

[2] http://eziekim.wordpress.com/2012/04/01/alasan-menggunakan-software-open-source-kelebihan-dan-kekurangannya/

Dipublikasi di Uncategorized | Tag , , | Tinggalkan komentar

(Tugas Kuliah) Pemrograman Berbasis Web

Pada tugas kali ini ditugaskan untuk membuat suatu biodata atau CV dan juga membuat suatu tabel menggunakan coding html. Dengan ketentuan sebagai berikut:
– Pengaturan Paragraf
– Pengaturan Font (Ukuran Dan Warna)
– Foto
– Tabel

Pada tugas pertama membuat biodata atau cv dengan menampilkan nama, tanggal lahir, serta alamat dan juga foto sebagi informasi mengenai biodata pembuat. Dalam hakaman ini terdapat tombol submit untuk pergi atau pindah ke halaman selanjutnya.

BiodataSelanjutnya adalah untuk tampilan Tabel bila kita menekan button submit diawal tadi maka akan tampil tabel berikut ini.

TabelPada halaman ini menampilkan  tabel Akademik dari Universitas Gunadarma, dan dibawah tabel ini terdapat sejenis button atau teks untuk kembali dengan nama BACK, perintah tersebut untuk kembali ke halaman awal atau pada halaman Biodata.

Berikut adalah coding beserta penjelasannya, untuk coding Biodata terdapat pada gambar dibawah ini.

Coding1Disini saya menggunakan perintah <div style=”background-color:#33CC33″> pada bagian judul “BIODATA” agar dapat menampilkan garis hijau pada bagian Head halaman ini, untuk menentukan warnanya menggunakan kode #33CC33 warna, kode warna tersebut dapat anda ubah sesuai keinginan. Setelah itu coding <body bgcolor=”blue”> perintah tersebut untuk menampilkan background pada halaman tersebut disini saya menggunakan warna biru atau blue pada tampilan background halaman tersebut. Lalu <h4 Align=”left”><font color=”white”> digunakan untuk mengatur paragraf yaitu “left” dan font yang saya gunakan disini adalah putih atau “white”. Setelah mengatur semua pada bagian head langsung masukkan setiap data seperti nama, alamat, dan tempat tanggal lahir, dengan menggunakan perintah <br> pada setiap akhir penulisan data perintah tersebut berfungsi untuk memulai garis baru atau enter. Setelah data – data dimasukkan selanjutnya menyisipkan foto dengan perintah <img src=”Gambar1.jpg” align=”center” width=”210″ height=”210″ BORDER=”0″ ALT=””></br> pada perntah tersebut mengambil gambar dengan perintah src atau source, src atau source ini akan mencari nama file gambar yg akan kita sisipkan. Berikut adalah perintah untuk membuat button <input type=”submit” name =”submit” id=”submit” value=”submit”>. Jika button telah kita buat maka kita perlu membuat koneksi dengan halaman berikutnya dengan perintah <a href=”data.html”></a>, data.html tersebut adalah file html untuk menampilkan tabel.

Coding2

Selanjutnya adalah coding untuk membuat tabel. Pada gambar disamping ini pertama – tama menggunakan perintah <div style=”background-color:#33CC33″> sama seperti diatas coding tersebut berguna untuk membuat garis hijau pada teks pembuka atau judul. Setelah itu langsung pada membuat tabel, berikut adalah  perintah untuk membuat<table border=1><tbody> lalu utnuk membuat record atau data pada tabel tesebut menggunakkan <tr><td>Kotak1</td><td>Kotak2</td></tr> jadi pada bagian “kotak1” dan “kotak2” tersebut untuk kita isi dengan data yang ingin kita masukkan. Setelah itu kita langsung masuk pada coding <p>GOTO &gt;&gt; <a href=”tugas.html”><span>Back</span></a></p> perintah tersebut untuk menghubungkan file html pertama agar dapat kembali ke halaman awal.

Dipublikasi di Uncategorized | Tag , , | Tinggalkan komentar

Etika Dan Profesionalisme TSI

Perkembangan zaman yang diiringi kemajuan teknologi, mendorong kita untuk senatiasa berupaya meningkatkan kemampuan dalam hal penguasaan teknologi informasi. Dalam hal ini kita juga harus memperhatikan kode etik dalam IT. Kode etik adalah sistem norma, nilai dan aturan profesional tertulis yangsecara tegas menyatakan apa yang benar dan baik dan apa yang tidak benar dan tidak baik bagi profesional. Adanya kode etik akan melindungi perbuatan yang tidak profesional. Ketaatan tenaga profesional terhadap kode etik merupakan ketaatan naluriah yang telah bersatu dengan pikiran, jiwa dan perilaku tenaga profesional. Jadi ketaatan itu terbentuk dari masing-masing orang bukan karena paksaan. Dengan demikian tenaga profesional merasa bila dia melanggar kode etiknya sendiri maka profesinya akan rusak dan yang rugi adalah dia sendiri.

Etika untuk pembuat teknologi informasi
pembuat adalah orang yang menciptakan teknologi informasi, biasanya adalah lembaga besar dengan para ahli-ahli teknologi di beberapa bidang namun tidak menutup kemungkinan dilakukan secara individu, dalam membuat teknologi informasi tentu harus memperhatikan etika IT yaitu tidak menjiplak atau mengambil ide/ info dari orang lain secara ilegal,
salah satu contohnya adalah kasus dimana apple mengugat samsung dikarenakan bentuk produk yang dimuliki samsung memiliki bentuk yang menyerupai produk apple, dan setelah dilakukan persidangan akhirnya dimenangkan oleh pihak dari apple

Etika untuk pengelola teknologi informasi
pengelola adalah orang yang mengelola teknologi informasi, misalnya adalah provider telekomunikasi, etika bagi pengelola adalah merahasiakan data pribadi yang dimiliki oleh client mereka, selain itu juga tidak melakukan pelanggaran perundang-undangan ITE

Etika untuk pengguna teknologi informasi
pengguna adalah orang yang menggunakan teknologi informasi untuk membantu menyelesaikan masalah dan mempermudah pekerjaan mereka,
etika bagi pengguna adalah tidak melakukan atau menggunakan apliksi bajakan yang dapat merugikan pembuat, menghormati hak cipta yang milik orang lain, tidak merusak teknologi informasi , contohnya adalah bila mengutip tulisan dari blog atau halaman lain yang dimasukan kedalam blog pribadi,maka diharuskan untuk menulis atau mencantumkan backlink sebagai bentuk pertangungjawaban atas kutipan yang telah dilakukan.

Contohnya dalam Kehidupan sehari-hari saat ini yaitu banyaknya penggunaan sosial media yang tidak sesuai etika contohnya menjelekkan nama baik seseorang lewat media social, lalu menggunakan internet sebagai alat untuk melakukan penipuan, dan juga mencuri informasi.

Dipublikasi di Uncategorized | Tag , , | Tinggalkan komentar

SoftSkill : Pengantar Telematika

The Open Source Initiative (OSI)

The Open Source Initiative (OSI) adalah sebuah organisasi yang khusus dibentuk guna memrpromosikan software open source. OSI didirikan di bulan Pebruari 1998 oleh Bruce Perens dan Eric S. Raymond, sesaat setelah Netscape Communications Corporation membebaskan kode sumber pemrograman untuk produk utamanya Netscape Communicator. Sejak bulan Agustus 1998 organisasi ini merekrut sejumlah BOD (board of directors). Raymond merupakan president pertama memimpin OSI sampai bulan Februari 2005. Pejabat president saat ini (2010) adalah Michael Tiemann dari Red Hat Inc.

Open Source adalah sebuah standar sertifikasi yang dikeluarkan oleh Open Source Initiative (OSI) yang menunjukkan bahwa kode sumber dari program komputer yang tersedia secara gratis kepada masyarakat umum. OSI menentukan bahwa untuk dianggap “OSI Certified” suatu produk harus memenuhi kriteria sebagai berikut:

  • Penulis atau pemegang lisensi kode sumber tidak dapat mengumpulkan royalti atas distribusi program.
  •  Program yang didistribusikan harus membuat kode sumber dapat diakses oleh pengguna.
  • Penulis harus memungkinkan modifikasi dan pekerjaan turunan dari program di bawah nama asli.
  • Tidak ada orang, kelompok atau bidang usaha dapat diberi akses ke program.
  • Hak-hak yang melekat pada program tidak boleh bergantung pada program menjadi bagian dari distribusi perangkat lunak tertentu.
  • Perangkat lunak yang berlisensi tidak dapat menempatkan batasan pada perangkat lunak lain yang didistribusikan dengan itu.

Ide dasar open source sangat sederhana. Jika para pemrogram dapat mempelajari, mendistribusikan ulang, dan mengubah kode sumber sebagian perangkat lunak, maka perangkat lunak itu berkembang. Masyarakat mengembangkannya, mengaplikasikannya, dan memperbaiki kelemahannya. OSI difokuskan pada nilainilai teknis dalam pembuatan perangkat lunak yang berdaya guna dan dapat dihandalkan, dan pendekatan istilah OSI ini lebih sesuai kebutuhan bisnis

 

Automotive Multimedia Interface Collaboration (AMI-C)

OSI

Automotive Multimedia Interface Collaboration (AMI-C) adalah mengembangkan dan standarisasi yang umum multimedia dan telematika otomotif untuk kendaraan antarmuka jaringan komunikasi.

Tujuan utamanya adalah untuk:

  • Menyediakan interface standar untuk memungkinkan pengendara mobil untuk menggunakan berbagai media, komputer dan perangkat komunikasi – dari sistem navigasi dan hands-free telepon selular, melalui manusia maju / mesin sistem antarmuka, termasuk pengenalan suara dan sintesis, untuk dipersembahkan komunikasi jarak dekat ( DSRC) sistem untuk kendaraan untuk infrastruktur komunikasi dan sistem mobil seperti airbag, pintu kunci dan diagnostik input / output.
  • Meningkatkan pilihan dan mengurangi keusangan sistem elektronik kendaraan.
  • Memotong biaya keseluruhan informasi kendaraan dan peralatan hiburan dengan meningkatkan ukuran pasar yang efektif dan memperpendek waktu pengembangan – industri otomotif efektif terdiri dari banyak pasar yang kecil karena setiap platform kendaraan sering mengandung berbagai adat-mengembangkan komponen dan platform yang khas hanya sekitar 50.000 unit; dan
  • Menawarkan standar terbuka dan spesifikasi untuk informasi interface dalam kendaraan dan antara kendaraan dan dunia luar.

AMI-C mempunyai dua bagian penting dari spesifikasinya yaitu terdapat Vehicle Service Interface (VSI) API dan Human Machine Interface (HMI) API. VSI API yang menyediakan cara seragam mengakses informasi tentang status kendaraan, seperti tingkat bahan bakar atau informasi diagnostik, serta kontrol menyediakan fungsi-fungsi kendaraan tertentu, seperti kunci pintu. HMI API yang menyediakan aplikasi perangkat lunak dengan metode untuk mengirim dan menerima informasi ke atau dari sopir atau penumpang kendaraan tanpa aplikasi memiliki pengetahuan sebelum kendaraan khusus perangkat HMI, seperti speaker, display, tombol dan switch.

 

Java Community Process (JCP)

JCP

Java Community Process mungkin organisasi yang paling penting dalam dunia perangkat lunak Java, dengan kemungkinan pengecualian dari Sun Microsystems itu sendiri.Bahkan JCP, yang membantu menentukan masa depan Jawa dengan mengembangkan teknologi Java baru spesifikasi dan referensi implementasi, hampir tidak terpisah dari Sun.Sponsor perusahaan organisasi dengan membayar gaji para staf, dan memberikan pengaruh yang besar atas kerja dalamnya.

  • Java Virtual Machine

Java Virtual Machine (JVM) adalah sebuah spesifikasi untuk sebuah komputer abstrak. JVM terdiri dari sebuah kelas pemanggil dan sebuah interpreter Java yang mengeksekusi kode arsitektur netral. Kelas pemanggil memanggil file .class dari kedua program Java dan Java API untuk dieksekusi oleh interpreter Java. Interpreter Java mungkin sebuah perangkat lunak interpreter yang menterjemahkan satu kode byte pada satu waktu, atau mungkin sebuah just-intime (JIT) kompiler yang menurunkan bytecode arsitektur netral kedalam bahasa mesin untuk host computer.

  •  Java API

Java API terdiri dari tiga bagian utama:

  • Java Standard Edition (SE), sebuah standar API untuk merancang aplikasi desktop dan applets dengan bahasa dasar yang mendukung grafis, M/K, keamanan, konektivitas basis data dan jaringan.
  • Java Enterprose Edition (EE), sebuah inisiatif API untuk merancang aplikasi server dengan mendukung untuk basis data.
  • Java Macro Edition (ME), sebuah API untuk merancang aplikasi yang jalan pada alat kecil seperti telepon genggam, komputer genggam dan pager.

 

Sumber Referensi:

1.http://trieplesix.blogspot.com/2011/06/apa-itu-java.html

2.http://www.google.com/url?sa=t&rct=j&q=&esrc=s&source=web&cd=2&cad=rja&ved=0CDsQFjAB&url=http%3A%2F%2Fmugos.ums.ac.id%2Fpub%2Fartikel%2FFoss%2FFOSS%252520(uli).pdf&ei=ex74UImqCMLprQe6pYD4CA&usg=AFQjCNHlEiJpetYF8EIkPkhb46pRFkYAMw&bvm=bv.41018144,d.bmk

3. http://code86.wordpress.com/

Dipublikasi di Uncategorized | Tag , , | Tinggalkan komentar

Middleware Telematika & Manajemen Data Telematika

MIDDLEWARE TELEMATIKA

Middleware Telematika

Dalam dunia teknologi informasi, terminologi middleware adalah istilah umum dalam pemrograman komputer yang digunakan untuk menyatukan, sebagai penghubung, ataupun untuk meningkatkan fungsi dari dua buah progaram/aplikasi yang telah ada.

Perangkat lunak middleware adalah perangkat lunak yang terletak diantara program aplikasi dan pelayanan-pelayanan yang ada di sistim operasi.

Tujuan Umum Middleware Telematika:

● Middleware adalah S/W penghubung yang berisi sekumpulan layanan yang memungkinkan beberapa proses dapat berjalan pada satu atau lebih mesin untuk saling berinteraksi pada suatu jaringan.
● Middleware sangat dibutuhkan untuk bermigrasi dari aplikasi mainframe ke aplikasi client/server dan juga untuk menyediakan komunikasi antar platform yang berbeda
● Middleware yang paling banyak dipublikasikan :

  • Open Software Foundation’s Distributed Computing Environment (DCE)
  • Object Management Group’s Common Object Request Broker Architecture (CORBA)
  •  Microsoft’s COM/DCOM (Component Object Model)

Lingkungan Komputasi:

● Prinsip Dasar :

  • Memungkinkan program yang sama dapat dijalankan pada platform apapun tanpa modifikasi.
  • Halaman HTML ditulis dalam JavaScript yang dapat dijalankan pada web browser yang mendukung JavaScript.
  • Aplikasi Java dan applet dijalankan oleh suatu Java Virtual Machine, yang dapat dibuat untuk berbagai sistem operasi.

Kebutuhan Middleware

Middleware adalah software yang di rancang untuk mendukung pengembangan sistem tersebar dengan memungkinkan aplik asi yang sebelumnya terisolasi untuk saling berhubungan. Dengan bantuan middleware, data yang sama dapat digunakan oleh customer service, akuntansi, pengembangan, dan manajemen sesuai kebutuhan. Di sini middleware dapat berfungsi sebagai penerjemah informasi sehingga setiap aplikasi mendapatkan format data yang dapat mereka proses.

Middleware bisa juga disebut protokol. Protokol komunikasi middleware mendukung layanan komunikasi aras tinggi. Software yang berfungsi sebagai lapisan konversi atau penerjemah yaitu :

  • Software penghubung yang berisi sekumpulan layanan yang memungkinkan beberapa proses dapat berjalan pada satu atau lebih mesin untuk saling berinteraksi pada suatu jaringan juga sebagai integrator.
  • Middleware saat ini dikembangkan untuk memungkinkan satu aplikasi berkomunikasi dengan lainnya walaupun berjalan pada platform yang berbeda.

Contoh-contoh Perangkat Lunak dari Middleware : 

  • Java’s: Remote Procedure Call.
  • Object Management Group’s: Common Object Request Broker Architecture (CORBA).
  • Microsoft’s COM/DCOM (Component Object Model) : Also .NET Remoting.
  • ActiveX controls (in-process COM components).

MANAJAEMEN DATA TELEMATIKA

Apa yang dimaksud dengan ‘Manajemen data Telematika’???

Menurut DAMA (Demand Assigned Multiple Access), Manajemen Data adalah pengembangan dan penerapan arsitektur, kebijakan, praktik, dan prosedur yang secara benar menangani siklus hidup lengkap data yang dibutuhkan oleh suatu perusahaan. Jadi, Manajemen data telematika merupakan prosedur yang menangani siklus hidup lengkap data yang dibutuhkan oleh perusahaan dengan bantuan telematika.

  • Manajemen Data Sisi Klien

Manajemen Data yang terjadi pada sisi klien dapat kita pahami pada DBMS dibawah ini.

Mobile DBMS (Embedded/Ultra tiny/Java Database)

Merupakan suatu DBMS yang terdapat pada peralatan bergerak (mobile device). mobile DBMS adalah versi khusus dari sebuah departemen atau perusahaan DBMS. Ini dirancang untuk digunakan dengan remote pengguna yang biasanya tidak terhubung ke jaringan. DBMS memungkinkan mobile akses database lokal dan modifikasi pada laptop atau perangkat genggam, seperti PDA atau PocketPC Palm. Selanjutnya, mobile DBMS menyediakan mekanisme untuk sinkronisasi perubahan basis data jauh terpusat, perusahaan atau departemen server database.

  • Manajemen Data Sisi Server

Manajemen Data yang terjadi pada sisi server dapat kita pahami pada versi DBMS dibawah ini.

MODBMS (Moving Object DBMS)

MODBMS (Memindahkan Obyek DBMS) adalah sebuah DBMS yang menyimpan dan mengelola informasi lokasi serta dinamis lainnya informasi tentang obyek bergerak. MODBMS memungkinkan seseorang untuk mewakili benda-benda bergerak dalam database dan untuk menanyakan pertanyaan tentang gerakan tersebut. Daerah MODBMS merupakan bidang yang belum dijelajahi relatif terhadap RDBMS atau DBMS Spasial di mana beberapa karya yang telah dilakukan dalam standarisasi dan komersialisasi. Ada beberapa penelitian prototipe untuk MODBMS seperti DOMINO tetapi hanya sedikit produk MODBMS komersial.

Memindahkan objek dapat diklasifikasikan ke dalam bergerak poin dan bergerak daerah. Memindahkan objek hanya relevan tergantung waktu posisi dalam ruang. Mereka bisa mobil, truk, pesawat terbang, kapal atau ponsel pengguna. Pindah daerah objek bergerak dengan rupa seperti badai, hutan file, tumpahan minyak, wabah penyakit, dan sebagainya. Pindah daerah berubah posisi dan geometri objek dengan waktu sambil bergerak poin hanya berubah posisi benda.

  • Manajemen Data Sistem Bergerak (Mobile Database Management System)

Pesatnya perkembangan bagi komunikasi bergerak mendorong para operator layanan berlomba untuk memperkaya macam layanannya guna menambah pemasukan bagi perusahaanya. Komunikasi data bergerak, misalnya untuk akses internet. Pengenalan WAP (Wireless Application Protocol) telah menunjukkan potensi sebagai layanan internet nirkabel/ WAP merupakan protocol global terbuka yang memungkinkan para pengguna mengakses layanan-layanan on-line dari layar kecil pada telepon genggam dengan menggunakan built-in browser. WAP bekerja pada berbagai teknologi jaringan bergerak, yang memungkinkan pasar missal bagi penciptaan layanan data bergerak.
Contoh dari layanan bergerak adalah GPRS.

GPRS System

GPRS merupakan system transmisi berbasis paket untuk GSM yang menggunakan prinsip ‘tunnelling’. GPRS tidak menawarkan laju data tinggi yang memadai untuk multimedia nayata, tetapi GPRS merupakan kunci untuk menghilangkan beberapa batas pokok bagi layanan-layanan data bergerak.

Sumber Referensi:

Dipublikasi di Uncategorized | Tag , , | 3 Komentar