Cara Membuat Polygon dan Histogram

Disini saya akan menjelaskan cara membuat histogram dan polygon menggunakan R program. Untuk bisa membuat histogram atau poligon pertama-tama kita buat datanya terlebih dahulu seperti berikut:
> data = c (41,45,49,51,52,53,55,56,63,57,57,58,59,60,61,67,68,56,63,35,65,65,65,67,67,73,61,63,63,

96,69,70,71,71,77,79,73,93,73,81,75,75,77,77,89,67,79,79,79,81,59,83,83,87,89,71,92,81,65,64)
> sort (data)
[1] 35 41 45 49 51 52 53 55 56 56 57 57 58 59 59 60 61 61 63 63 63 63 64 65 65
[26] 65 65 67 67 67 67 68 69 70 71 71 71 73 73 73 75 75 77 77 77 79 79 79 79 81
[51] 81 81 83 83 87 89 89 92 93 96
sort (data)
perintah ini di gunakan untuk mengurutkan data yang telah di masukan menjadi terurut dari kecil ke besar.
> max (data)
[1] 96
max (data)
perintah yang digunakan untuk mencari nilai tertinggi dalam data tersebut.
> min (data)
[1] 35
min (data)
Perintah yang di gunakan untuk mencari nilai terendah atau terkecil pada data tersebut.
> length (data)
[1] 60
length (data)
perintah di atas digunakan untuk mencari berapa banyak data yang ada dalam data yang telah dimasukan tersebut.
> jmlkls = 1+(3.322*log10(length(data)))
> jmlkls
Jmlkls = 1+(3.322*log10(length (data)))
Perintah di atas merupakan formula untuk mencari jumlah kelas atau kuartil kelas.dan untuk memunculkan data yang telah di hitung tersebut tinggal ketik jmlkls saja dan akan muncul seperti di bawah ini :
[1] 6.907018> round (jmlkls)
[1] 7
round (6.907018)
perintah yang digunakan untuk membulatkan nilai decimal menjadi tidak decimal lagi dengan cara memasukan nilai yang ingin di bualtkan tersebut.
> jangkauan = max (data)- min (data)
> jangkauan
jangkauan = max (data)- min (data)
perintah di atas merupakan perintah untuk mencari jangkaun kelas dengan cara mengurangi nila tertinggi dengan nilai terendah, dan untuk menapilkan hasilnya ketik jangkauan saja setelah itu enter.
[1] 61
> round (jangkauan)
[1] 61
round (61)
perintah yang digunakan untuk membulatkan nilai decimal menjadi tidak decimal lagi dengan cara memasukan nilai yang ingin di bualtkan tersebut.
> interval = jangkauan/jmlkls
> interval
interval = jangkauan/jmlkls
perintah yang digunakan untuk mencari interval kelas danagn cara jangkauan dibagi oleh jumlah kelas dan untuk memunculkannya tinggal ketik interval aja maka akan muncul seperti dibawah ini
[1] 8.831596
> round (interval)
[1] 9
round (8.831596)
perintah yang digunakan untuk membulatkan nilai decimal menjadi tidak decimal lagi dengan cara memasukan nilai yang ingin di bualtkan tersebut.
> tabel = edit(data.frame())
> table
Table = edit(data.frame( ))
Di gunakan membuat bentuk table dalam program r, dan tinggal memasukan datanya saja setelah itu untuk menapilkannya ketik table saja. Maka akan tampil seperti di bawah ini :
Kelas
1 35-43
2 44-52
3 53-61
4 62-70
5 71-79
6 80-88
7 89-97
> frek = function (x,y,z)
+ {
+ a = 0
+ for (i in 1 : length (x))
+ {
+ if (x[i] >= y && x [i] frek
function (x,y,z)
{
a = 0
for (i in 1 : length (x))
{
if (x[i] >= y && x [i] frek (data,35,43)
[1] 1
[1] 2
> frek (data,44,52)
[1] 1
[1] 2
[1] 3
[1] 4
> frek (data,53,61)
[1] 1
[1] 2
[1] 3
[1] 4
[1] 5
[1] 6
[1] 7
[1] 8
[1] 9
[1] 10
[1] 11
[1] 12
> frek (data,62,70)
[1] 1
[1] 2
[1] 3
[1] 4
[1] 5
[1] 6
[1] 7
[1] 8
[1] 9
[1] 10
[1] 11
[1] 12
[1] 13
[1] 14
[1] 15
[1] 16
> frek (data,71,79)
[1] 1
[1] 2
[1] 3
[1] 4
[1] 5
[1] 6
[1] 7
[1] 8
[1] 9
[1] 10
[1] 11
[1] 12
[1] 13
[1] 14
[1] 15
> frek (data,80,88)
[1] 1
[1] 2
[1] 3
[1] 4
[1] 5
[1] 6
> frek (data,89,97)
[1] 1
[1] 2
[1] 3
[1] 4
[1] 5
Perintah di atas di gunakan untuk mencari banyaknya frekuensi yang terdapat pada data yang telah di kelompokan dalam table dan akan langsung muncul hasilnya.
> tabel = edit (data.frame())
> table
Table = edit(data.frame( ))
Di gunakan membuat bentuk table dalam program r, dan tinggal memasukan datanya saja setelah itu untuk menapilkannya ketik table saja. Maka akan tampil seperti di bawah ini :
Kelas Frekuensi
1 35-43 2
2 44-52 4
3 53-61 12
4 62-70 16
5 71-79 15
6 80-88 6
7 89-97 5
> mean (45:43)
[1] 44
> mean (44:52)
[1] 48
> mean (53:61)
[1] 57
> mean (62:70)
[1] 66
> mean (71:79)
[1] 75
> mean (80:88)
[1] 84
> mean (89:97)
[1] 93
mean merupakan perintah untuk mencari nilai rata-rata pada data yang telah di masukan, dan di atas merupakan perintah untuk mencari data nilai tengah yang telah di kelompokan.
> hist (data,main = “Histogram Kelas”)
Perintah di atas untuk membuat data yang telah di masukan di munculkan berupa diagram histogram.
> titiktengah = c (39,48,57,66,75,84,93)
Perintah di untuk memasukan data mean yang ada di atas ke dalam variable titik tengah.dan untuk memunculkannya kembali tinggal ketik titik tengah seperti di bawah ini :
[1] 39 48 57 66 75 84 93
> fi = c (2,4,12,16,15,6,5)
> fi
Perintah di untuk memasukan data frekuensi yang ada di atas ke dalam variable fi.dan untuk memunculkannya kembali tinggal ketik fi seperti di bawah ini
[1] 2 4 12 16 15 6 5
> plot (titiktengah,fi,main=”Plot Kelas”)
> polygon(titiktengah,fi,col=”pink”,border=”black”)
Perintah di atas di gunakan untuk menampilkan data yang di masukan berupa diagram polygon dengan dapat di tentukan warnanya.

Yah selamat mencoba…^_^

About these ads

Tentang Habiby

Be Calm And Move Forward To Future!!
Tulisan ini dipublikasikan di Computer spot dan tag , , . Tandai permalink.

Satu Balasan ke Cara Membuat Polygon dan Histogram

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s